Shoen, Gaun Pengantin Dari Kimono Antik Di Jepang

Baru-baru ini, Watabe Wedding, sebuah wedding planner di Kyoto, Jepang mengumumkan bahwa mereka akan memulai menyediakan gaun pengantin yang bertema Shoen dengan menggunakan sistem rental. Yang membuat gaun ini begitu unik ialah, dengan menggunakan kimono antik.


Gaun ini pertama kali rilis pada bulan Februari 2016, terutama untuk dijual di hotel dan gedung pernikahan di seluruh Jepang, namun perusahaan wedding planner tersebut hanya menyewakan gaun-gaun tersebut dan membuatnya tersedia untuk penggunaan pada pernikahan luar negeri, pesta setelah pernikahaan dan lainnya.

Saat ini telah tersedia 5 desain gaun pengantin yang disewakan, diantaranya :

1. Tsurumomiji

Sebuah a-line dress berwarna merah manyala, dihiasi dengan gambar burung bangau yang terbang di langit musim gugur. Sementara itu, di bagian bawah gaun, tergambar bunga krisan, maple, dan sungai berwarna biru.

2. Fujiageha

Sebuah high-waisted dress yang dihiasi dengan sulaman kupu-kupu swallowtail pada latar belakang bunga wisteria dan gradasi indah warna kuning, hitam, emas, dan merah.

3. Ranbu

Sebuah mermaid-line dress yang didesain dengan renda berbentuk bunga di bagian belakangnya, dan dihiasi dengan pola anggrek Phalaenopsis yang mewah. Bunga anggrek ini konon mewakili ungkapan cinta, sehingga cocok digunakan untuk gaun pernikahan.

4. Kanazaru

Sebuah gaun dengan gambar bangau berwarna emas di atas kain dengan warna merah terang menjadikan gaun ini nampak mewah, dan keeleganannya ditambah dengan kain chiffon berwarna hitam yang menghiasinya.

5. Batangiku

Sebuah a-line dress berwarna dasar pink dengan benang emas dan berbagai pola bunga-bungaan termasuk bunga peony dan krisan membuatnya terlihat bagaikan rangkaian bunga.

Kelima gaun yang tersedia ini, disediakan langsung oleh Watabe Wedding dan disewa dengan harga kisaran 50 ribu hingga 150 ribu yen.

Source : Japanese Station
#article #japan #culture #lifestyle #weddingdress #shoen #watabewedding
Previous
Next Post »