Ketika Anak-Anak di Jepang ditanya, "Besok Mau Jadi Apa?" dan Inilah Jawaban Mereka!


Masih ingat lagi Susan, "Kalo gede, mau jadi apa?"
Kalau anak-anak Indonesia ya biasanya kalau tidak dokter, guru, tentara, presiden.. mungkin sekarang zaman berubah, surveynya harus diulangi ya? hehe.. Kalau anak-anak di Jepang, kira-kira gimana ya?

Sebuah perusahaan bernama Adecco, melakukan survey pada anak-anak di tujuh negara Asia, menanyakan "Pekerjaan apa yang ingin kalian miliki di masa depan?". Tentu saja, biasanya anak-anak bermimpin untuk menjadi terkenal seperti atlet atau artis di TV, tapi mengejutkan, di Jepang anak-anak ini punya pikiran yang lain.

Di Jepang, Adecco mengambil 500 anak laki-laki dan 500 anak perempuan di umur antara 6 sampai 15 tahun. Dan hasilnya untuk anak laki-laki:

9 (tie). Architect/contractor (2.8 percent)
9 (tie). Paramedic/firefighter (2.8 percent)
9 (tie). Engineer/programmer (2.8 percent)
7 (tie). Driver (bus, taxi, train, etc.) (4.2 percent)
7 (tie). Police officer/detective (4.2 percent)
6. Scholar/researcher (3.4 percent)
4 (tie). Doctor (6.2 percent)
4 (tie). Professional baseball player (6.2 percent)
3. Civil servant (6.6 percent)
2. Professional soccer player (10 percent)
1. Businessperson (10.2 percent)

Businessperson di sini maksudnya kaishain atau "company worker" atau semacam salaryman. Di urutan kedua adalah pemain bola yang di survey tahun sebelumnya menduduki peringkat teratas.

Untuk hasil dari anak-anak perempuan adalah:

10. Singer (2.4 percent)
9. Manga creator (2.6 percent)
8. Music/art instructor (2.8 percent)
7. Fashion designer (3 percent)
6. Nurse (4.6 percent)
5. Civil servant (4.8 percent)
4. Doctor (5.6 percent)
3. Businessperson (5.8 percent)
2. Educator (preschool-university) (6.4 percent)
1. Confectioner (11 percent)

Di grup anak-anak perempuan, Penjual manisan menjadi pekerjaan yang paling diinginkan. Tapi lihat, Businessperson juga ada di Top Three. Ketika digabungkan antara anak-anak perempuan dan laki-laki, sudah jelas, Businessperson adalah pekerjaan yang paling diinginkan anak-anak di Jepang.

▼ “Look, if you want me to work here, I’m going to need three juice boxes a day, plus two weeks’ of paid nap time every year.”

Mari sekarang kita bandingkan dengan survey anak-anak di enam negara lainnya (sampe yang diambil sekitar 150-1500 responden dengan umur 7-14 tahun), hanya di Jepang, "businessperson" adalah yang paling tinggi.

Di Jepang beberapa komentator online mengatakan bahwa pikiran anak-anak di sebuah negara tentu saja sangat dipengaruhi oleh kehidupan masyarakatnya. "Bukankah masa kanak-kanak adalah dimana kita bisa bermimpi besar? Pilihan 'businessperson' terbanyak bukan berarti mengindikasi suatu profesi tertentu".

Di Jepang, perusahaan sangat umum sering memindahkan staffnya dari satu divisi ke divisi lainnya, ini akan membuat seseorang memiliki perspektif lebih luas dan tidak akan menghabiskan seluruh masa kerjanya di satu departemen saja. Hal biasa juga untuk anak-anak mengimajinasikan diri mereka bekerja di beberapa hal yang familiar bagi mereka. Itulah mungkin mengapa pekerjaan profesi seperti dokter dan guru menjadi pilihan utama juga. Tapi banyak juga yang berpikiran bahwa mereka akan bekerja seperti ayah dan ibu mereka (dan tentu saja kebanyakan adalah kaishain).

Lebih dari itu, hasil ini menunjukkan hasil refleksi dari nilai-nilai kultural dan sosial yang ada di Jepang. Kultur di Jepang menekankan untuk tidak merepotkan orang lain, termasuk bahwa orang dewasa harus bisa membiayai diri mereka sendiri. Ekonomi di Jepang lebih berambisi untuk mencapai kestabilan daripada kemewahan, dan hal tersebut tidak jauh-jauh dari 'white-collar workers'. Hal ini mungkin bukan tujuan yang paling utama, ada hal lain dibaliknya seperti untuk menghindari masalah-maslaah dengan kesulitan keuangan baik perorangan maupun negara di beberapa tahun ke depan.

Jadi, ketika ada yang berargumen bahwa pilihan anak-anak Jepang ini cukup mengecewakan, tapi bukan pilihan yang buruk juga ketika setelah mereka dewasa, mereka benar-benar menjadi angkatan kerja.

Source: Adecco via Naver Matome, My Navi News, RocketNews24
Top image: Rakuten (edited by RocketNews24)
Insert images: Rakuten, Adecco (edited by RocketNews24)
Translated by Extalia Hobbies



Previous
Next Post »